Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia

0
2

Pola hidup yang sehat memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh manusia. Salah satu pola hidup sehat yang wajib diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah cuci tangan. Cuci tangan akan membersihkan kuman di tangan yang diperoleh dari menyentuh berbagai macam benda. Karena manfaatnya yang penting PBB menerapkan Hari Cuci Tangan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 15 Oktober. Peringatan mencuci tangan dengan sabun sedunia pertama kali dilaksanakan pada tahun 2008 di Stockholm dalam acara Annual World Water Week. Program mencuci tangan dengan sabun merupakan upaya untuk membantu orang-orang di seluruh belahan dunia untuk menerapkan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah melakukan aktivitas.

Tujuan Memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia

tujuan memperingati hari cuci tangan sedunia

Kampanye mencuci tangan dengan sabun sedunia dicanangkan oleh organisasi Kemitraan Swasta dan Publik untuk Cuci Tangan atau Public Private Partnership for Handwashing yang berada di bawah tanggung jawab PBB. Tujuan dari diadakannya Hari Cuci Tangan Sedunia adalah untuk menerapkan perilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari serta memperbaiki praktek kesehatan yang ada di seluruh dunia. Kebiasaan cuci tangan dengan sabun memberikan kontribusi yang luar biasa pada peningkatan kualitas hidup manusia dan penyakit. Selain itu, ada satu tujuan penting dari gerakan mencuci tangan dengan sabun sedunia yaitu menurunkan angka kematian balita yang disebabkan penyakit pada sistem pencernaan seperti diare, tifus, dan cacingan.

Pada dasarnya Hari Cuci Tangan Sedunia dilandasi oleh tingginya angka kematian anak-anak di seluruh dunia. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh WHO (World Health Organization) setiap harinya ada 5.000 anak-anak di seluruh dunia yang meninggal karena penyakit pada diare dan tifus. Penyakit-penyakit tersebut disebabkan oleh kurangnya edukasi terkait kebiasaan hidup yang sehat, buruknya sistem sanitasi, dan kurangnya pasokan air bersih. Untuk mengurangi beban penderitaan anak-anak yang terkena penyakit dan beban finansial untuk pengobatan bisa dilakukan dengan langkah kecil, yaitu mencuci tangan dengan sabun. Bahkan, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun telah terbukti menurunkan angka kematian anak-anak yang disebabkan oleh diare dan tifus hingga 50 persen.

Selain mengampanyekan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, program ini membantu meningkatkan kualitas dari fasilitas sanitasi yang ada. Berdasarkan data dari UNICEF, faktor yang memicu kurangnya kesadaran mencuci tangan dengan sabun adalah kualitas fasilitas sanitasi yang buruk, seperti kurangnya pasokan air bersih dan buruknya sistem pembuangan air. Penyelenggaraan Hari Cuci Tangan Sedunia diharapkan bisa memenuhi Millenium Development Goals atau Tujuan Pembangunan Milenium yang dirancang oleh PBB. Kegiatan mencuci tangan sedunia dengan sabun didukung oleh banyak organisasi, misalnya Unilever. Unilever mengeluarkan sabun Lifebuoy untuk mencuci tangan. Penelitian telah membuktikan sabun ini efektif untuk membunuh kuman yang bersarang di tangan.